Solo Arch Fest 2020, Perayaan Arsitek Solo Raya

LINTAS1, SOLO BARUIkatan Arsitek Indonesia (IAI) Surakarta sebagai asosiasi profesi arsitek profesional di Indonesia, menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk mengadakan Solo Arch Fest (SAF) 2020.

Dimana SAF 2020 merupakan acara perayaan arsitektur di kota Surakarta, bertujuan untuk semakin memasyarakatkan peran arsitek, serta memperluas pemahaman masyarakat terhadap desain arsitektur.

Rangkaian kegiatan bertajuk arsitektur digelar dari tanggal 14 Februari 2020 sampai dengan 23 Februari 2020 di Atrium The ParkMall, Solo Baru. Solo Arch Fest 2020 melibatkan berbagai pihak-pihak yang mengambil peran dalam kemajuan arsitektur di Surakarta.

IAI Surakarta bekerja sama dengan IAI Jawa Tengah, serta kampus-kampus program studi Arsitektur se-Surakarta, diantaranya Arsitektur Universitas Sebelas Maret, Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta, Arsitektur Universitas Tunas Pembangunan, serta Arsitektur Universitas Surakarta.

Sie Pameran SAF 2020, Dian Ariffianto Budi Susilo mengatakan, pihaknya berkolaborasi dengan Indonesia’s Sketcher Sala yang memiliki potensi untuk merekam visual kota Surakarta melalui sketsa-sketsa yang digoreskan. Selain juga bekerja sama dengan suplier bahan arsitektur Bahagia Glass Alumunium Interior, Himalaya Abadi, serta Allure Industries.

“Rangkaian Solo Arch Fest 2020 diantaranya adalah Archtecture Exhibition (Gelar Karya Arsitektur) yang menampilkan karya-karya kontemporer arsitek dari Surakarta, menampilkan berbagai kategori karya arsitektur seperti residensial, fasilitas kesehatan, pendidikan, bangunan religius, seni budaya, hospitality atau hotel resort, bahkan elemen taman yang menjadi bagian kota Surakarta,” jelas Dian ABS, lebih lanjut.

Bersama komunitas Indonesia’s Sketcher Sala, imbuh Dian, digelar pula Pameran Karya-karya Sketsa. Sesuai dengan slogan Indonesia’s, “We draw what we witness”. Karya-karya yang disajikan berupa sketsa-sketsa yang mejadi gambaran kehidupan kota Surakarta.

Menariknya, akan ada session Sketch Coaching yang akan diberikan oleh salah satu sketcher kawakan dari Semarang, Agung Dwiyanto, IAI. Setiap kampus Program Studi Arsitektur se-Surakarta juga berpartisipasi dengan menyajikan karya arsitektur yang berbasis akademis. Ini menjadi penting karena dari kampus-kampus inilah dilahirkan calon-calon arsitek yang akan menjadi pemegang tongkat estafet untuk keberlanjutan arsitektur di Indonesia, khususnya Surakarta.

Acara ngobrol tentang arsitektur yang menjadi bagian menarik ian acara Solo Arch Fest 2020 ini. Akan menyajikan beberapa pembicara yang mendedikasikan diri dalam dunia arsitektur.

Berturut turut selama tiga hari dengan tajuk “Solo Contemporary Architecture”,“Merayakan Ruang Kota”, “High Performance Façade in Tropical Climates”. Selain itu, pameran material arsitektur juga turut memeriahkan acara Solo Arch Fest 2020. Yang akan memberi wawasan mengenai material-material kekinian yang bisa menjadi referensi untuk desain arsitektur masa kini.

Acara ini terbuka bagi masyarakat luas, karena sesuai dengan tujuan diadakannya Solo Arch Fest 2020, agar masyarakat Surakarta dan sekitarnya lebih mengenal desain arsitektur dan interior. Melihat perkembangan arsitektur yang ada di Surakarta serta memberikan apresiasi terhadap karya-karya arsitek Surakarta, Jawa Tengah.

Untukmengikuti update kegiatan Ikatan Arsitek Indonesia Wilayah Surakarta, masyarakat luas bisa follow akun instagram IAI Surakarta di @iaisurakarta. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.