Solo Batik Carnival XII, Daya Tarik Asia Tenggara

0
120

LINTAS1, SOLO – Konsep dan gaya pertunjukan yang berbeda bakal di sajikan oleh para desainer, model sekaligus talent Solo Batik Carnival (SBC) XII tahun 2019, yang bakal di helat pada grand carnival, Sabtu ((27/7/2019) mendatang.

LINTAS1.COM FOR ANDROID

Ratusan desain terbaru bakal ditampilkan di sepanjang jalan utama kota Solo, jalan Slamet Riyadi hingga finish di Benteng Vastenburg. Tahun ini mengambil tema “Suvarna Bhumi the Golden of ASEAN”

Menurut Pembina Yayasan SBC, Susanto, tema tersebut mengeksplor kemegahan negara-negara ASEAN, terlebih Suvarna Bhumi memiliki arti “Negara Emas”. Filosofi dari tema tersebut adalah SBC diibaratkan sebagai emas, sebuah perhiasan yang berharga dan banyak dicari orang.

“Gelaran SBC XII akan menjadi daya tarik.Tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Asia Tenggara,” kata Susanto, saat jumpa pers di Pendapi Gedhe Balai Kota Solo. Jumat (12/7/2019).

Walikota Solo FX. Hadi Rudyatmo (kedua dari kanan) didampingi Penasehat YSBC Susanto dan Kadisparta Solo Hasta Gunawan, saat jumpa pers di pendhapi Gede Balaikota Solo. Jumat (12/7/2018)

Pada kesempatan tersebut, 11 defile SBC XII juga mempresentasikan kostum yang dikenakannya. Setiap defile mengambil tema yang khas dari 11 negara di Asia Tenggara, yang dilibatkan dalam ajang yang bakal diselenggarakan di Stadion Sriwedari, Solo mendatang.

Ke-11 negara yang dilibatkan dalam ajang ini yaitu, Indonesia (Wonderful Indonesia), Filipina (Kay Ganda Philippines), Malaysia (Truly Asia), Myanmar (Be Anchented, Myyanmar), dan Brunei Darussalam (The Greean Heart of Borneo).

Kemudian Laos (Simply Beatiful Laos), Vietnam (Times Charm, Vietnam), Kamboja (Kingdom of Wonder Kambiodia), Timor Leste (Being Fists Has Its Rewards), Thailand (Amazing Thailand) dan Singapura (Passion Made Passible).

Para peserta ini berlatih selama empat bulan. imbuh Susanto, mereka mencari tema sendiri, merancang sendiri dan juga belajar sendiri. Tidak hanya budaya yang dipelajari, tetapi juga kekhasan dari setiap negara yang diusungnya.

“Solo Batik Carnival masuk top 100 event pariwisata nasional di Indonesia, dan kekuatan Solo sebagai kota pertunjukan, semoga lebih meningkatkan wisatawan datang ke Solo,” tambah Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta, Hasta Gunawan.

Sementara, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, dengan gelaran Solo Batik Carnival ini bisa semakin memperkenalkan Kota Solo di mata dunia. Selama ini, menurut Rudyatmo, wisatawan dari mencanegara banyak yang hanya mengenal Bali saja.

Bahkan Rudyatmo telah menyampaikan kepada UNESCO, bahwa Solo ikut berkompetisi menjadi kota kreatif, seni dan pertunjukan. Dan untuk SBC sebagai seni pertunjukan bisa dinikmati oleh masyarakat manapun. (ian)



Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.