UNIBA Solo Wisuda 149 Lulusannya, 42 Wisudawan Cumlaude

0
130

LINTAS1, SOLO – Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta kembali menyelenggarakan Wisuda Sarjana Angkatan XLIII dan Magister Angkatan XXII Tahun Akademik 2018/2019, bertempat di Gedung Batari, Jalan Slamet Riyadi 183 Solo. Rabu (26/9/2018)

LINTAS1.COM FOR ANDROID

Sejumlah undangan yang hadir adalah para jajaran senat UNIBA Surakarta, pejabat sipil dan militer, perwakilan kopertis wilayah VI, serta wisudawan-wisudawati bersama wali masing-masing dan tamu undangan lainnya.

UNIBA Surakarta mewisuda 149 lulusannya, terdiri dari 18 lulusan Fakultas Hukum Prodi Ilmu Hukum, 78 lulusan Fakultas Ekonomi Prodi Manajemen, 41 lulusan Fakultas Ekonomi Prodi Akuntansi, empat lulusan Fakultas Pertanian Prodi Agroteknologi dan delapan lulusan Program Pascasarjana.

Pada Wisuda Sarjana Angkatan XLII dan Magister Angkatan XXII tersebut, ditetapkan sebanyak 37 lulusan cumlaude terdiri dari lima wisudawan terbaik dan 42 wisudawan cumlaude dari Program Strata 1 maupun Strata 2 berbagai prodi.

“Uniba Surakarta memiliki komitmen kuat secara berkelanjutan untuk meningkatkan status dan kredibilitasnya dengan berupaya untuk selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat melalui kualitas lulusannya,” papar Rektor Uniba Surakarta, Dr. Pramono Hadi, Sp, M.Si., dalam sambutannya.

Ditambahkan Pramono Hadi, UNIBA memiliki komitmen kuat secara berkelanjutan untuk meningkatkan status dan kredibilitasnya dengan berupaya untuk selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Ditambahkan Rektor, bahwa Uniba saat ini telah memiliki 37 tenaga dosen profesional yang memiliki sertifikat pendidik, kemudian dilakukan penambahan lagi sebanyak 18 dosen baru, dan 23 dosen yang lebih unggul dan qualified untuk meningkatkan nisbah rasio antara dosen dan mahasiswa sesuai aturan yang berlaku.

Sementara Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Islam Batik, Solichul Hadi menyampaikan dalam sambutannya, berpesan semoga apa yang diperoleh para wisudawan terus ditingkatkan melalui sistem pengalaman dilapangan.

Menghadapi persaingan global diperlukan Standar Kompetensi Kerja Nasional bahwa lulusan memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk melakukan atau melaksanakan pekerjaan yang dilandasi oleh pengetahuan, ketramlilan dan sikap kerja.

“Arah pengembangan Standar Kompetensi dan kompetensi dasar sebagai upaya mengembangkan melalui indikator pencapaian penilaian. Dalam memasuki era MEA belakangan ini,” tandas Solichul. (ian)



Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.