UPT Perpustakaan Unisri Gelar Bedah Buku Sukses Memimpin

0
282

LINTAS1, SOLO – Menutup kegiatan book fair 2017, UPT Perpustakaan Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Kamis (2/3) bertempat di Auditorium Unisri, menggelar acara bedah buku.

LINTAS1.COM FOR ANDROID

Acara dibuka oleh Pengawas Yayasan Perguruan Tinggi Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Drs. Sutantyo, MM. Menyambut gembira terlaksananya bedah buku. Berharap agar civitas akademika Unisri yang bergelut pada bidang pendidikan, memiliki budaya gemar membaca dan menulis.

Kepala UPT Perpustakaan Unisri, Suharno, SE, menjelaskan kegiatan bedah buku merupakan agenda yang digelar rutin setiap semester.

“Judul Buku yang dibedah dan pembicara atas usulan sahabat perpus yaitu komunitas pembaca yang anggotanya para mahasiswa, karyawan dan dosen ” ungkapnya.

Lebih lanjut, Suharno, memaparkan buku yang dibedah berjudul Sukses Memimpin, karya Dale Carnegie.

Tampil sebagai pembicara dosen program studi akuntansi dan Magister Manajemen Unisri, Drs. Suharno, MM, Akuntan dan mahasiswa program studi manajemen Unisri, Gatot Wibowo, moderator Farco Raharjo Siswiyanto.

Narasumber pertama, Gatot Wibowo mengungkapkan garis besar serta menyoroti kelebihan dan kekurangan isi buku.

“Buku ini sangat bagus dan aplikatif. Cocok dibaca dan diterapkan semua kalangan baik mahasiswa, aktivis kampus, dosen, karyawan maupun pimpinan organisasi ” tuturnya.

Pembicara kedua, Suharno, juga merekomendasikan kepada semua orang yang ingin sukses untuk membaca buku Sukses Memimpin.

“Kepemimpinan itu seni dan dapat dipelajari bagi siapapun juga. Sayangnya kesadaran membaca dan belajar kepemimpinan masih rendah, sehingga banyak pemimpin organisasi terjebak dalam ilusi komunikasi ” paparnya.

Ilusi komunikasi adalah perasaan bahwa apa yang disampaikan kepada bawahan sudah jelas dan dipahami, namun pada kenyataanya bertolak belakang. Anggota atau bawahan tidak memahami apa yang disampaikan.

Selanjutnya, Suharno, yang juga direktur Amalia Consulting berharap agar para akademisi menulis dan mengembangkan buku kepimpinan yang bersumber dari kearifan lokal.

“Karya Dale Carnagie sangat humanis dan praktis, serta membumi. Tema tulisan berasal dari pengalaman praktis selama menjadi trainer dan konsultan. Mengapa kita tidak kembangkan pola kepemimpinan kita sendiri ? Yang lebih unggul dari karya Dale Carnagie ? ” tantang Suharno pada para peserta yang memenuhi auditorium Unisri.

“Pola kepemimpinan yang bersumber dari khasanah budaya Jawa, misalnya lebih unggul, berdimensi humanis dan spiritual, sayang baru menjadi budaya tutur secara lesan belum dikaji dan ditulis secara ilmiah ” ungkapnya.

Suharno, mencontohkan ajaran Ki Hajar Dewantoro, ing ngarso sung tulodho, ing madya bangun karso, tut wuri handayani. Ada juga ungkapan ojo dumeh, ajaran hasta brata, manunggaling kawulo lan Gusti, kesemuanya merupakan ajaran moral kepemimpinan yang bersumber dari kearifan lokal yang sangat luar biasa, yang belum tersentuh kalangan akademisi, yang lebih mengagumi sesuatu yang dari luar, selalu dianggap lebih baik, padahal belum tentu (arn)



Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.